Rabu, 05 April 2017

Alat Musik Petik

Alat Musik petik adalah alat musik yang cara memainkannya dengan cara dipetik atau dengan bahasa lain cara memainkannya dengan cara dicubit cubit dengan jari tangan.
Hampir semua alat musik petik menggunakan senar sebagai sarana untuk di petik, selain dipetik biasanya bisa juga digenjreng, tapi dalam bahasa indonesia digenjreng dengan dipetik bahasanya ya tetap dipetik. Kita sering mendengar memetik gitar, tapi tidak pernah mendengar atau jarang menggenjreng gitar. selain alat musik petik ada juga Alat musik tiup dan alat musik gesek.

Alat Musik Pukul

Alat musik pukul adalah alat musik yang cara memainkannya dengan memukul alat musik tersebut.

Alat musik pukul ada dua macam, yaitu :

Alat Musik Gesek

Alat musik gesek adalah instrumen musik yang dimainkan dengan cara digesek. Alat musik ini akan menghasilkan suatu bunyi melodis jika terjadi gesekan antara dawai dan busurnya.

Alat Musik Tiup

Alat musik tiup adalah suatu alat musik yang mengandung suatu jenis penalun (resonator), biasanya suatu tabung, yang kolom udara di dalamnya digetarkan dengan cara meniup ke atau melalui suatu tempat di ujung penalun. Titinada (pitch) getaran ditentukan oleh panjang tabung dan modifikasi manual panjang efektif kolom getar udara.

Alat musik tiup dibagi menjadi dua kategori utama:
* Alat musik tiup kayu (woodwind instrument)
* Alat musik tiup logam (brasswind instrument)

Bunyi Frekuensi Ultrasonik


3. Bunyi Ultrasonik
Bunyi yang frekuensinya terlalu tinggi untuk dapat didengar oleh telinga manusia dengan rentang frekuensi diatas 20.000 Hertz. Contoh hewan yang dapat mendengar bunyi ultrasonik : Kelelawar dan Lumba-lumba. 
Contoh hewan Ultrasonik:

Frekuensi Bunyi Audiosonik

 Bunyi Audiosonik
Bunyi yang frekuensinya dapat didengar oleh telinga manusia dengan rentang frekuensi antara 20 Hertz sampai 20.000 Hertz. Contoh bunyi Audiosonik : bunyi riak air, bunyi petir, bunyi alunan musik
Contoh hewan Audiosonik:

Frekuensi Bunyi Infrasonik

Infrasonik adalah suara dengan frekuensi terlalu rendah untuk dapat didengar oleh telinga manusia. Infrasonik berada dalam rentang 17 Hertz sampai 0,001 Hertz. Rentang frekuensi ini adalah sama dengan yang digunakan oleh seismometer untuk mendeteksi gempa bumi. Gelombang infrasonik bercirikan dapat menjangkau jarak yang jauh dan dapat melewati halangan tanpa kehilangan kekuatannya atau relatif kecil. Gelombang infrasonik pertama kali yang diamati kemungkinan adalah ketika gunung Krakatau meletus menghasilkan gelombang atau getaran yang mengelilingi bumi sedikitnya 7 kali dan tercatat di berbagai stasiun di seluruh dunia.